Bulan ini aku kembali pulang ke kota
Bukittinggi. Sebenarnya tidak begitu penting tapi entahlah aku terlalu
bersemangat untuk mengunjungi kota kelahiranku. Ini berawal dari kakakku yang
mengatakan bahwa di kampung mengadakan acara pulang kampung bersama yaitu
“KotoBaru Pulang Basamo”. Sejenak aku merasa ragu tapi aku kuatkan hati untuk
beranjak meninggalkan kota Pekanbaru. Lagi pula di kota pekanbaru ini begitu
sesak karena asap jadinya aku tak betah lagi. Haha, bukan, bukan itu alasannya.
Aku sedang bosan. Hanya bosan dengan keadaanku yang sekarang ini. Hhm, bukan
bosan juga sebenarnya. Aku hanya merasa terasing diantara kegiatan-kegiatan
yang aku lakukan di bulan September ini. Padahal rasanya bulan September ini
adalah kegiatan yang paling banyak aku ikuti. Dari persiapan konsep agenda
Muharram Fair Ar-Royyan, GOM Keputrian Ar-Royyan, KUPAS fakultas teknik,
Permata dan Bingkai UKMI DH, Running
Penelitian dan analisa hasil Running.
Tapi semuanya terasa hampa. Begitu hampa tanpa ada sedikitpun rasa tanggung
jawabku pada kegiatan itu.
![]() |
| Running Penelitian yang belum kuselesaikan |
Di negeri di atas Awan ini, aku
merenung sendirian. Memikirkan tentang apa yang telah dan akan kulakukan.
Konsep penelitian yang tak kunjung siap ku pelajari. Ah, penelitian tentang
biodiesel itu sangat sangat menyita perhatian. Akan tetapi aku tidak juga menyelesaikannya.
Before that, pasti udah tau lah ya
tentang penelitianku. Judulnya tentang Pembentukan Biodiesel dari CPO ber FFA
tinggi dengan Katalis ZnO Sintesa. Dilihat dari judulnya memang tidak sulit
tetapi aku merasakan hal yang begitu mengacaukan diri. It was so messed up y mind, friends. Tentang penelitian, aku memang
sudah selesai Running transesterifikasi
hanya saja running untuk kinetika nya
yang terkendala.
Semestinya aku harus memaksakan diri
dan pikiranku untuk fokus mengerjakan penelitian. Temanku juga sudah
berkali-kali menanyakan kapan seminar penelitian. Teman, mendaftarkan proposal
penelitian saja aku tak punya nyali apalagi berhadapan dengan dosen-dosen ahli.
Rasanya aku malu sekali dengan penelitianku. Terbayang nantinya aku diam seribu
bahasa atau aku membual entah kemana-mana. Aku membayangkan dosen pembimbingku
ikut malu gara-garaku. Kemudian dosen-dosen penguji malah menganggap remeh
penelitianku atau lebih parahnya penelitianku ditolak mentah-mentah. Ah,
bayangan buruk itu semakin menciutkan keberanianku untuk maju selangkah demi
Sarjana.
Dan kau tahu, gara-gara pikiran
konyol itu, aku membuang waktuku. Aku merasa bodoh sekali telah melakukan itu
tapi entah kenapa aku masih saja bergelut dengan pikiran itu. Semakin sering ku
mendengar orang menanyakan tentang penelitianku, aku semakin terpuruk dengan
pikiranku. Semakin sering ku mendengar mereka sibuk membicarakan tentang
penelitian, semakin ku berdiam diri di kamar. Melupakan urusan penting yang
mestinya ku kerjakan segera. Semakin ku melihat orang sibuk di lab semakin ku
lupakan penelitianku. Apapun ku kerjakan demi melupakan penelitianku. Menonton
film, main game, main medsos, tidur dan
apapun hal lain ku kerjakan demi melupakan penelitianku. I’m so sorry my Researching. Bukan maksud untuk melupakanmu
sebenarnya tapi aku merasa bukan peneliti yang baik. Aku bahkan tak paham
dengan dasar-dasar penelitianku. Apalagi penelitianku ditambah materi Kinetika
Reaksi. Mungkin, mungkin dua kata itu yang membuatku frustasi.
Yaha, baiklah aku akan jujur pada diriku
sendiri. aku frustasi dengan dua kata itu. Dua kata yang mestinya telah ku
kuasai dengan baik beberapa tahun lalu. Kinetika Reaksi adalah salah satu subject pelajaran di teknik kimia. Subject yang harus wajib dipahami oleh
mahasiswa teknik kimia karena itu adalah salah satu ilmu yang membedakan
jurusan teknik kimia dengan yang lainnya. Dan aku terjebak disana. Pelajaran kinetika
reaksi tidak bisa kupahami seluruhnya, nilai mata kuliah itu pun hanya mendapat
nilai C. Apalagi yang membuat ku bertahan di posisi ini? Sejujurnya ini semua
tergantung dengan kemauanku. Tergantung dengan apa yang kupikirkankan ini. Ah,
Intan ubahlah sikapmu dan hilangkanlah sikap konyol yang ingin lari atas kenyataan.
Takkan berubah barang sedetikpun apa yang telah terjadi. Yang harus kau lakukan
kini adalah memantapkan hati bahwa kau bisa memahami tentang Kinetika Reaksi
itu dan segera menyelesaikan Proposal Penelitian.
![]() |
| Poster ini yang membuatku harus BANGKIT kembali |
Bukankah semua orang menanti
kelulusanmu? Dan bukankah kau ingin membuktikan bahwa kau mampu di jurusan ini
dan ingin melanjutkan study di luar negeri? Negera Malaysia dengan UTM nya,
Australia dengan Curtin University nya, Amerika serikat dengan Harvard University
dan Stanford University nya, Inggris dengan Cambridge University nya, Jerman
dengan Technische Universität München dan Technical
University of Munich, Swiss dengan ETH Zürich
– Swiss Federal Institute of Technology Zürich dan di negara-negara lain yang memiliki
universitas ternama di Dunia? Apalagi yang harus kau tunggu, Intan? Tunjukkan
bahwa dunia, Seorang Perempuan yang berasal dari desa kecil itu bisa membuat
dunia tercengang. Dan bukankah kau ingin menunjukkan bahwa seorang Muslimah
mampu menjadi seorang ahli di bidang Teknik Kimia yang hanya didominasi oleh kaum
laki-laki. Semoga Ya Allah, semoga Engkau menjawab doaku ini. Aamin, aamin ya
Rabbal ‘alamin.
اللَّـــهُمَّ
اِنِّى اَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْحَـمِّ وَالْحَزَنِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنَ الْعَجْـِز
وَاْلكَسَلِ
مِنَ
الْجُـبْنِ وَالْبُخْـلِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ غَلَبَتِ الدَّيْنِ وَقَـهْرِ
الرِّجَالِ وَاَعُوْذُبِكَ
“Ya Allah ya
Tuhan kami, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu daripada keluh kesah dan
dukacita, aku berlindung kepada-Mu dari lemah kemauan dan malas, aku berlindung
kepada-Mu daripada sifat pengecut dan kikir, aku berlindung kepada-Mu daripada
tekanan hutang dan kezaliman manusia.” (HR Abu Dawud 4/353)

