Pages

Kamis, 10 April 2014

Aku padaMu, Kasih (Ya Rabbi....)

Duhai kasih,
Aku hanya ingin bertemu dengan Mu
Kau tahu meski telah banyak yang ku korbankan untukmu
Tetap saja diri ini masih kotor berlumpur
Sisa-sisa tinta hitam itu masih ada kasih
Di dinding-diniding hati ini

Kasih, bantu aku membersihkan semua ini
Kuatkan aku saat semua mendorong diriku
Ke dalam jurang-jurang kegelapan
Pegang tanganku saat segalanya mencoba
Untuk menenggelamkanku di samudera hitam itu

Diriku yang lemah ini tetaplah insan yang tak kuasa berbuat apapun
Tanpa diriMu Kasih, ini semua hanyalah lukisan dusta
Rumah-rumah yang membisu, gedung-gedung yang tinggi tanpa ada arti

Duhai Kasih, ternyata disini penuh duri dan paku
Yang menusuk kakiku di sepanjang perjalanan ini
Yang menghalangi pertemuan kita
Tapi tak masalah, inilah sebuah kenikmatan
Duhai kasihKu, ketika semua orang berhenti dan diam
Ku terus berlari meninggalkan jejak-jejak berdarah
Saat mereka semua diam membisu
Aku berteriak kencang di lorong-lorong sepi
Ya meneriaki namaMu hanya namaMu saja
Kau tahu Kasih, meski suaraku serak tertahankan
Aku terus mengukir namaMu dihati ini
Hingga semua menghina perbuatanku
Menyumpahi atas segala tindakanku
Tapi aku tak peduli semua itu Kasih

Kasihku, ku hanya bisa sebut namaMu
Ya hanya namaMu disetiap langkah-langkah perjuanganku
Duhai Kasihku, Allah yang Maha Kuasa
Biarkan ibir ini menyebut namaMu
Mulai saat ini dan untuk selamanya


Pekanbaru, 16 juni 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar